Jalan Mangkrak Pengaspalannya, Warga Kuning I Tagih Tanggung Jawab BPJN 3.5

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:21 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA | Debu kembali menjadi “tamu” harian warga Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara. Jalan yang belum kunjung diaspal membuat kendaraan melintas di atas permukaan berkerikil, meninggalkan kepulan debu yang masuk ke rumah, warung, dan ruang usaha warga. Minggu(30/08/2026).

Warga menilai pelaksanaan pekerjaan jalan oleh pihak terkait, termasuk BPJN 3.5, terkesan tidak profesional karena dampak lanjutan terhadap masyarakat tidak ikut dipikirkan.

Ketua BPK Desa Kuning I, M. Rasid Reda, yang akrab disapa Tengku Mbelin, mengatakan warga sudah cukup lama menghadapi persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Debu berterbangan setiap hari. Masyarakat yang tinggal di sekitar jalan harus menghirupnya, sementara pedagang juga kesulitan karena pembeli enggan berhenti akibat kondisi jalan,” kata Rasid.

Menurut dia, pekerjaan jalan semestinya tidak berhenti pada pengerasan. Tahapan pekerjaan perlu dipastikan berjalan hingga jalan benar-benar layak digunakan masyarakat.

“Kalau jalan belum diaspal, akibatnya bukan hanya debu. Pedagang kehilangan pembeli, rumah warga kotor, kesehatan terganggu, dan pengguna sepeda motor juga terancam jatuh,” ujarnya.

Di lokasi, material kerikil masih terlihat di sejumlah bagian badan jalan. Ketika kendaraan melintas, debu terangkat dan menyelimuti ruas jalan. Kondisi tersebut membuat pengendara roda dua harus memperlambat laju kendaraan.

Rasid mempertanyakan perencanaan pekerjaan yang menurutnya belum memperhitungkan kenyamanan masyarakat selama proses pembangunan.

“BPJN jangan hanya memikirkan pekerjaan selesai secara administrasi. Dampaknya kepada masyarakat juga harus dipikirkan. Jangan sampai warga yang menanggung akibatnya,” kata dia.

Warga meminta BPJN 3.5 segera memberikan kejelasan mengenai jadwal pengaspalan dan memastikan pekerjaan diselesaikan sesuai standar.
Sebab bagi masyarakat Kuning I, jalan bukan sekadar proyek. Jalan adalah akses warga untuk bekerja, berdagang, bersekolah, dan menjalankan kehidupan sehari-hari. (Tim)

Berita Terkait

Sabu 0,64 Gram Ditemukan di Bawah Kaki, Pria 35 Tahun Diamankan Satreskoba Polres Gayo Lues
Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara
Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti
Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI
Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara
130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026
PROGRAM PELAKSANAAN HARDIKDA ACEH KE 67 SMA NEGERI 1 BADAR 2026
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:45 WIB

Sabu 0,64 Gram Ditemukan di Bawah Kaki, Pria 35 Tahun Diamankan Satreskoba Polres Gayo Lues

Jumat, 4 September 2026 - 15:07 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 17:00 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Pria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja Jadi Barang Bukti

Kamis, 3 September 2026 - 15:34 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Rabu, 2 September 2026 - 19:08 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

PROGRAM PELAKSANAAN HARDIKDA ACEH KE 67 SMA NEGERI 1 BADAR 2026

Rabu, 2 September 2026 - 12:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Berita Terbaru