Dalih Busuk Pegawai BRI Tanjung Raja Terbongkar: ATM Bantuan Bukan “Dikirim Jadi”, Tapi Dicetak Bank Sendiri!

ACEH ONE

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 03:53 WIB

50374 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Ilir, – Rakyat kecil lagi-lagi jadi korban permainan kotor. Alih-alih dimudahkan, penerima bantuan sosial malah dipermainkan oleh oknum pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tanjung Raja.

Seorang ibu penerima manfaat (KPM) sudah melengkapi berkas, mengantri berjam-jam, namun hanya diberi buku tabungan tanpa kartu ATM. Alasannya sungguh menggelikan: “Kartu ATM habis, bu. Itu bukan kami yang cetak, tapi dikirim langsung dari pusat, kami hanya bagikan nama yang ada.”

Dalih ini busuk dan penuh kebohongan!
Faktanya jelas: Pemerintah pusat hanya mengirimkan DATA penerima bantuan (DTKS).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri, BTN) lah yang mencetak buku tabungan dan kartu ATM berdasarkan data tersebut.

Artinya, kalau ada warga yang tidak mendapat ATM, itu sepenuhnya tanggung jawab pihak bank, bukan alasan “ATM dikirim dari pusat.”

Ketua PPWI, Fidel Castro, dengan tegas menyebut pernyataan pegawai BRI Tanjung Raja sebagai bentuk pembohongan publik.
“Jangan bodohi rakyat kecil dengan alasan murahan. Bank lah yang cetak kartu, bukan pusat. Kalau ada yang tidak dapat ATM, itu berarti bank tidak profesional dan tidak transparan,” tegasnya.

Indikasi Manipulasi dan Penyalahgunaan Kewenangan

Pertanyaan besar pun mencuat:
Kenapa dalam satu kelompok penerima, ada yang dapat lengkap buku + ATM, sementara yang lain hanya buku?

Apakah benar ATM “habis”, atau ada “main belakang” dalam distribusi?

Apakah ini strategi agar warga dipersulit dan harus bolak-balik ke bank, sehingga bisa dimanfaatkan oleh oknum tertentu?

Ini jelas bukan sekadar kelalaian. Ini indikasi kuat adanya manipulasi, ketidakjujuran, dan dugaan penyalahgunaan kewenangan.

BRI adalah bank pelat merah, milik negara, yang seharusnya mengedepankan pelayanan profesional dan transparan. Kalau bank sebesar BRI saja sudah berani berbohong terang-terangan kepada masyarakat miskin, bagaimana rakyat bisa percaya pada institusi keuangan negara?

Rakyat Jangan Diam!, ” Rakyat kecil berhak tahu kebenaran. Bantuan sosial adalah hak penerima, bukan barang dagangan yang bisa dipermainkan pegawai bank. Jangan biarkan bank pelat merah seenaknya mempermainkan hak rakyat!

Kini publik menuntut jawaban: Apakah BRI Tanjung Raja berani buka fakta sebenarnya?
Atau justru terus bersembunyi di balik dalih-dalih busuk untuk menutupi kelalaian dan permainan kotor mereka?
PPWI-OI

Berita Terkait

Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku Klarifikasi Pemberitaan Sepihak – Tidak Ada Bukti Aktivitas Terlarang, Tes Urine Negatif
Polda Riau Apresiasi Masyarakat, Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Lancar
Serangan Media Tanpa Verifikasi Dinilai Tidak Beretika, Isu Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Narkoba Oknum Lain Jadi Sorotan
Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang “PMNKS” Berharap Bantuan Pemerintah Provinsi Kepri
Bupati Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang
Wakapolda Riau Instruksikan Tangkap Seluruh Pelaku Penyerangan di Rokan Hulu
Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur
Operasi Zebra 2025 Dimulai, Kapolda Instruksikan Polda Riau Perkuat Edukasi Kolektif

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:18 WIB

Jalan Nasional Aceh Tenggara–Medan Sudah Bersih Pascabanjir, BPJN Aceh 3.5 Pastikan Pengguna Jalan Aman

Senin, 4 Mei 2026 - 23:12 WIB

Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Kamis, 23 April 2026 - 02:28 WIB

Bukan Aspirasi Publik, tapi Serangan Terselubung: Bongkar Siapa Dalang Spanduk Provokatif

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WIB

Polres Agara Amankan Oknum Guru, Sabu 0,27 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 1 April 2026 - 14:28 WIB

Sat Resnarkoba Polres Agara Ungkap Kasus Sabu, 0,86 Gram Diamankan Dari Seorang Pria di Darul Hasanah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:06 WIB

Sat Narkoba Polres Agara Gagalkan Peredaran Ganja, Puluhan Kilogram Diamankan di Kecamatan Ketambe

Selasa, 24 Maret 2026 - 20:21 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Berikan Plakat Penghargaan kepada Pimpinan Media

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:37 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Segera Perbaiki Berita yang Tidak Berdasarkan Fakta dan Data

Berita Terbaru

error: Content is protected !!