Bimtek DBHCHT di Takengon: Pemerintah dan Bea Cukai Tingkatkan Kapasitas Pelaku Industri Tembakau Gayo

ACEH ONE

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:03 WIB

50114 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon — Dinas Perdagangan Kabupaten Aceh Tengah bersama Bea Cukai Lhokseumawe menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Industri Hasil Tembakau selama dua hari, 8–9 Oktober 2025, di Nunang Hall Parkside Gayo Petro Hotel, Takengon.

Acara dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah, Jauhari, S.T., yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini sebagai bentuk nyata pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk kesejahteraan petani dan pelaku industri tembakau di Tanah Gayo. Jauhari menekankan bahwa pemanfaatan DBHCHT harus berdampak langsung pada peningkatan hasil produksi dan daya saing industri lokal. Dalam sambutannya, Jauhari juga menyinggung potensi besar wilayah Gayo melalui syair Tawar Sêdêngê, “Rôm batang nuyêm si ijô Kupi bakôe,” yang mencerminkan kesuburan tanah Gayo serta semangat masyarakatnya untuk terus berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bea Cukai Lhokseumawe melalui Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan, Vicky Fadian, hadir sebagai narasumber dengan mengangkat tema “Sinergi Pemanfaatan DBHCHT dan Fasilitas Kepabeanan dalam Mendukung Produktivitas dan Ekspor Industri Hasil Tembakau.” Dalam paparannya, Vicky menjelaskan berbagai fasilitas kepabeanan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperbaiki efisiensi produksi dan membuka akses pasar luar negeri. “Bea Cukai berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan regulasi dan fasilitas agar produk tembakau Gayo mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional dengan tetap menjaga mutu dan ciri khasnya,” ujar Vicky.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dan karyawan dari tiga perusahaan hasil tembakau di Aceh Tengah, yakni Gayo Mountain Cigar, SWY Gayo Cigar, dan UD Kretek Gayo. Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan tentang peningkatan mutu produksi, pemanfaatan DBHCHT, serta strategi penguatan kapasitas industri agar lebih siap menghadapi tantangan pasar global.

Kepala Dinas Perdagangan Aceh Tengah, Zulkarnain, S.E., M.M., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi momentum peningkatan kolaborasi antara pemerintah daerah, Bea Cukai, dan pelaku industri. Menurutnya, dengan peningkatan kualitas SDM dan pemanfaatan fasilitas kepabeanan yang optimal, industri hasil tembakau Gayo akan semakin berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Aceh Tengah. (RED)

Berita Terkait

Instruksi Mualem, Dinsos Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jeget Ayu
Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI
Jumat Berkah, Polres Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana

Berita Terkait

Rabu, 8 Oktober 2025 - 21:58 WIB

BWS Sumatera I Lakukan Upaya Pengendalian Abrasi Pantai Jeumpa Hingga 2027

Berita Terbaru