KUTACANE — Bantuan keuangan khusus dari tiga daerah di Sumatera Barat dan Kepulauan Riau untuk Kabupaten Aceh Tenggara mulai direalisasikan. Dari total pagu Rp3,5 miliar, dana yang telah terserap mencapai sekitar Rp1,037 miliar atau 29,64 persen. (23/08/26).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, Syukur Selamat Karo Karo, SE, M.Si., Ak., mengatakan bantuan tersebut berasal dari Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dana itu diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya jaringan irigasi dan jembatan yang dikelola melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Tenggara.
Tiga proyek menjadi sasaran penggunaan bantuan tersebut.
- peningkatan jaringan irigasi Daerah Irigasi Kampung Nangka dengan alokasi Rp400 juta. Hingga kini, realisasinya mencapai Rp118 juta atau sekitar 29,60 persen.
- pembangunan jembatan beton di Gaya Jaya, Kecamatan Lawe Sigala-Gala, dengan pagu Rp2 miliar. Realisasi anggaran tercatat sekitar Rp592,6 juta atau 29,63 persen.
- pembangunan jembatan beton Lawe Kulok, Kecamatan Lawe Bulan, yang mendapat alokasi Rp1,1 miliar. Dari anggaran tersebut, sekitar Rp326,3 juta telah direalisasikan atau 29,67 persen.
Dengan total realisasi sekitar Rp1,037 miliar, serapan bantuan saat ini masih berada di kisaran 30 persen dari keseluruhan pagu.
Syukur mengatakan dana bantuan tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, terutama akses penghubung dan jaringan pengairan.
Bantuan dari ketiga daerah tersebut menjadi bagian dari dukungan antardaerah untuk membantu Aceh Tenggara mempercepat pemulihan sekaligus pembangunan infrastruktur.
(Zulkifli, S. Kom)

























